Magang 1 bagi mahasiswa semester 3 ? Pentingkah ?
Oleh: Tara Anggar
Dulu
kata magang di Universitas PGRI Semarang tidak ada dalam mahasiswa yang
berjurusan pendidikan, yang ada hanyalah PPL. Saat itu Universitas PGRI
Semarang masih mamakai nama IKIP PGRI Semarang. Namun, semenjak berganti nama,
di situ pulalah kata ‘PPL’ berubah menjadi kata ‘Magang’.
Menurut saya, magang 1
sangatlah penting untuk mahasiswa semester 3. Bagaimanapun juga mahasiswa harus
mengenal dahulu lingkungan sekolahan itu seperti apa. Hal-hal yang sangat
penting dalam pelaksanaan magang 1 adalah kegiatan ini dapat menjadi ajang
memperoleh bekal dan pengalaman sejak dini untuk dapat menjadi guru yang
profesional.
Yang bukan hanya cerdas dan berwawasan tinggi tetapi juga mengerti kondisi dan
lingkungan sekolah. Sedangkan
hal yang menarik dalam pelaksanaan magang 1 adalah mahasiswa mendapatkan banyak
pengalaman baru yang menyenangkan dan unik.
Untuk
magang pertama, saya di tempatkan di SMA N 12 Semarang. Dalam magang tersebut
saya mendapatkan kelompok dari progdi Pendidikan Matematika dan Pendidikan
Ekonomi. Menurut saya mereka baik dan bisa di ajak berkerjasama dalam memenuhi
tugas observasi magang 1. Namun sebenarnya pada awal pertemuan agak sedikit
kaku karena belum mengenal satu sama lain, tetapi kami semua langsung bisa
beradaptasi dengan baik.
Selama
saya dan kelompok saya magang 1 di SMA N 12 Semarang, kami disambut sangat baik
oleh bapak dan ibu guru di sana, terutama ibu Isnaeni selaku Wakil Kepala
Sekolah yang sudah membimbing dan membantu kami dalam melaksanakan tugas magang
1 dari Universitas PGRI Semarang. Sayangnya kami selama magang tidak bertatap
muka sekalipun dengan Kepala Sekolahnya, karena memang selama kami mengunjungi
sekolahan tersebut, Kepala Sekolahnya selalu ada acara. Dan siswa-siswinya pun
memiliki sopan santun yang baik, misalnya walaupun kami bukan seorang guru,
tapi mereka dengan sopan menyapa saya ‘ibu’ bukan ‘mbak’. Sekolahannya pun
besar, luas, dan bagus, meskipun SMA N 12 Semarang terletak di daerah
pegunungan. Karena masih nuansa pegunungan dan desa, maka lingkungan dan
udaranya pun masih bersih dan hijau.
Namun
saya pribadi mempunyai keluhan. Sebenarnya bukan keluhan, tetapi pesan untuk
SMA N 12 Semarang. Pada waktu hari pertama kami melaksanakan tugas magang observasi
1, kami sekelompok sebenarnya sangat kecewa kepada SMA N 12 Semarang, karena
kami tidak disediakan tempat untuk istirahat dan mengerjakan tugas observasi,
kami pun harus duduk-duduk di hall sekolah dan seperti tidak dianggap sama
sekali. Lalu hari berikutnya ketua kelompok magang, baru meminta kepada ibu Isnaeni,
kalau bisa kami meminta disediakan tempat untuk kelompok magang. Baru setelah
itu kami mendapat tempat tersebut. Saya harap kedepannya SMA N 12 Semarang
lebih peka terhadap sarana dan prasarana yang harus disediakan untuk tamu.
Siapapun tamu tersebut. Terimakasih.
Semarang,
22 Oktober 2015.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar